Lomba Foto Fenomena Sains 2026 Ajak Pelajar Pontianak Eksplorasi Sains dan Bahasa Melayu
- account_circle Indari
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakhitz.com, Pontianak – Lomba Foto Fenomena Sains Bernarasi Bahasa Melayu Pontianak hadir bagi pelajar SD/MI dan SMP/MTs di Kota Pontianak. Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat fotografi sekaligus mengenal fenomena sains yang ada di lingkungan sekitar.
Lomba tersebut diselenggarakan oleh UPT Pusat Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Bahasa Kota Pontianak. Selain mengajak pelajar mengembangkan kreativitas melalui foto, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya memperkenalkan dan melestarikan Bahasa Melayu Pontianak.
Lomba Foto Fenomena Sains Buka Ruang Kreativitas Pelajar
Fotografi tidak hanya menjadi aktivitas untuk menghasilkan gambar yang menarik. Melalui Lomba Foto Fenomena Sains, pelajar diajak memperhatikan berbagai kejadian di sekitar dan melihatnya dari sudut pandang sains.
Fenomena sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi sumber ide. Pelajar dapat mengamati lingkungan, kemudian mengabadikan fenomena tersebut melalui sebuah foto yang memiliki cerita.
Kegiatan seperti ini juga dapat mendorong pelajar untuk lebih berani menuangkan ide dan kreativitas mereka.
Baca Juga: Festival Film Pelajar Khatulistiwa 2026
Festival Film Pelajar Khatulistiwa 2026 menjadi salah satu kegiatan yang sama-sama memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas melalui karya.
Fenomena Sains di Sekitar Bisa Jadi Ide Foto
Sains sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak fenomena yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar dan kemudian diabadikan melalui kamera.
Mulai dari perubahan cuaca, cahaya, air, tumbuhan, lingkungan hingga berbagai peristiwa sederhana lainnya dapat menjadi bahan untuk menghasilkan karya fotografi.
Melalui lomba ini, pelajar tidak hanya dituntut untuk menghasilkan foto yang menarik. Mereka juga diajak memahami fenomena yang diabadikan sehingga foto tersebut memiliki nilai edukasi.
Dengan begitu, kamera dapat menjadi jendela kecil untuk melihat bagaimana sains bekerja dalam kehidupan sehari-hari.
Bernarasi dengan Bahasa Melayu Pontianak
Hal menarik lainnya dari lomba ini adalah penggunaan Bahasa Melayu Pontianak sebagai bagian dari narasi karya.
Pelajar tidak hanya mengabadikan fenomena sains melalui foto, tetapi juga menyampaikan cerita menggunakan bahasa daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Pontianak.
Penggunaan Bahasa Melayu Pontianak dalam kegiatan kreatif seperti ini dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi generasi muda. Bahasa daerah tidak hanya digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi juga dapat hadir dalam karya fotografi dan kegiatan pendidikan.
Perpaduan antara fotografi, sains dan bahasa membuat lomba ini memiliki ruang kreativitas yang cukup luas bagi peserta.
Terbuka untuk Pelajar SD/MI dan SMP/MTs
Lomba Foto Fenomena Sains Bernarasi Bahasa Melayu Pontianak ditujukan bagi pelajar SD/MI dan SMP/MTs di Kota Pontianak.
Dengan sasaran tersebut, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada pelajar dari jenjang pendidikan berbeda untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.
Peserta dapat mulai memperhatikan lingkungan sekitar sebagai sumber inspirasi. Tidak selalu harus mencari sesuatu yang jauh, karena fenomena sains justru dapat ditemukan dari hal-hal sederhana di sekitar.
Baca Juga: EQUATERA FEST 2026
Berbagai kegiatan festival pelajar juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, pengalaman dan keberanian generasi muda dalam menghasilkan karya.
Lomba Foto Fenomena Sains Digelar November 2026
Berdasarkan informasi yang disampaikan UPT Pusat Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Bahasa Kota Pontianak, kegiatan Lomba Foto Fenomena Sains Bernarasi Bahasa Melayu Pontianak dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026.
Informasi tersebut ditujukan bagi pelajar SD/MI dan SMP/MTs di Kota Pontianak yang memiliki minat terhadap fotografi, sains maupun Bahasa Melayu Pontianak.
Pelajar yang tertarik mengikuti kegiatan ini dapat mempersiapkan ide sejak awal. Mengamati lingkungan sekitar menjadi salah satu langkah sederhana untuk menemukan objek dan fenomena yang menarik untuk diabadikan.
Pendaftaran Lomba Foto Fenomena Sains Gratis
Kabar baik bagi pelajar yang ingin mengikuti kegiatan ini, pendaftaran lomba tidak dipungut biaya.
Informasi mengenai panduan lomba dan pendaftaran dapat diakses melalui tautan yang tercantum pada informasi resmi UPT Pusat Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Bahasa Kota Pontianak.
Pelajar juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui akun Instagram @pusatiptekdanbahasa_pontianak.
Karena kegiatan ini menggabungkan fotografi, sains dan Bahasa Melayu Pontianak, peserta dapat mempersiapkan karya dengan memperhatikan ketiga unsur tersebut.
Wadah Kreativitas Sekaligus Pelestarian Bahasa
Lomba Foto Fenomena Sains Bernarasi Bahasa Melayu Pontianak tidak hanya menjadi ajang menghasilkan karya fotografi. Kegiatan ini juga mempertemukan unsur pendidikan, kreativitas, sains dan bahasa dalam satu kegiatan.
Bagi pelajar, pengalaman tersebut dapat menjadi kesempatan untuk belajar melihat lingkungan secara lebih dekat. Fenomena yang sebelumnya terlihat biasa dapat berubah menjadi sebuah cerita ketika diamati dengan lebih teliti.
Di sisi lain, penggunaan Bahasa Melayu Pontianak memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan menggunakan bahasa daerah dalam konteks yang lebih kreatif.
Pada akhirnya, sebuah foto bukan hanya tentang apa yang terlihat dalam bingkai, tetapi juga tentang cerita yang ingin disampaikan di baliknya.
Pelajar SD/MI dan SMP/MTs di Kota Pontianak yang memiliki ketertarikan pada fotografi dan sains dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menuangkan kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat Bahasa Melayu Pontianak.
- Penulis: Indari
- Sumber: https://www.instagram.com/p/Dda4MsQIZyL/?stkn=N2dzNWdkaHUxNTNr

Saat ini belum ada komentar