Solidaritas Seponti! Konser Amal Galang Rp15 Juta untuk Pejuang Karhutla
- account_circle Imam Buchari
- calendar_month Senin, 21 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Pontianak Post
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakhitz.com, Kayong Utara – Aksi nyata dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara diwujudkan lewat gelaran konser amal. Mengutip laporan Pontianak Post, panggung musik yang berlangsung di Kecamatan Seponti ini berhasil menghimpun dana donasi hingga Rp15 juta guna membantu para petugas pemadam di lapangan.
Berdasarkan laporan Pontianak Post, inisiatif sosial tersebut digagas oleh EO The Senggayong bersama RV Band serta deretan musisi lokal Seponti.
Aksi ini menjadi wadah kolaborasi bagi para pekerja seni dan warga sekitar untuk berpartisipasi menanggulangi Karhutla. Seluruh donasi yang terkumpul pun sudah disalurkan langsung ke berbagai posko siaga Karhutla di Kayong Utara.
Konser Amal Musisi Seponti Galang Kepedulian
Dilansir dari Pontianak Post, Leader EO The Senggayong, Alda, mengungkapkan bahwa keterbatasan fisik untuk memadamkan api secara langsung bukanlah penghalang untuk mengulurkan tangan.
Melalui alunan musik dan karya seni, para musisi berikhtiar memobilisasi bantuan masyarakat sekaligus membakar semangat para personel yang berlaga di medan kebakaran.
“Kami tidak sedang bahagia. Inilah yang bisa kami berikan. Kami tidak mampu memadamkan api, namun lewat konser amal ini banyak sekali orang baik yang menyalurkan dengan bakatnya,” kata Alda pada Sabtu (19/9).
Selanjutnya, Alda menegaskan bahwa tiap rupiah yang disumbangkan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk apresiasi tinggi atas dedikasi para pejuang Karhutla. Penggalangan dana ini juga masih terus dibuka bagi siapa saja yang ingin mengulurkan bantuan.
“Kami menyadari bahwa kami mungkin tidak bisa berada langsung di garis depan untuk memadamkan api. Tetapi melalui kekuatan seni dan musik, kami berjuang dengan cara kami sendiri untuk menyuarakan solidaritas dan menggalang uluran tangan dari masyarakat,” ucapnya.
Di sisi lain, gerakan kebersamaan ini diharapkan mampu memantik kepedulian publik yang lebih luas, sehingga tradisi gotong royong dalam mengatasi ancaman Karhutla terus terjaga di Kayong Utara.
- Penulis: Imam Buchari

Saat ini belum ada komentar