Mahasiswa di Pontianak Gelar Aksi Tuntut Penanganan Kabut Asap Akibat Karhutla
- account_circle Imam Buchari
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto (X): @Sumatera Adil & Federal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pontianakhitz.com, Pontianak – Aksi unjuk rasa kalangan mahasiswa terkait lambannya penanganan bencana kabut asap dan penyakit saluran pernapasan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berujung bentrokan dengan aparat kepolisian. Peristiwa ini mendapat sorotan media internasional melalui unggahan The Express Tribune pada Kamis (22/10/2026), yang menyoroti rangkaian demonstrasi publik di tengah kritik terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatasi persoalan lingkungan dan ekonomi.
Unjuk rasa tersebut dipicu oleh keprihatinan atas dampak kebakaran hutan dan lahan yang telah melanda kawasan Kalimantan Barat selama berbulan-bulan. Akumulasi kabut asap tebal dinilai memperburuk kondisi kesehatan masyarakat, khususnya meningkatnya kasus gangguan pernapasan.
Mahasiswa Desak Pemerintah Ambil Tindakan Nyata Tangani Dampak Kabut Asap
Salah seorang perwakilan demonstran, Syarif Falmu, menyatakan bahwa pihak pemerintah berkewajiban untuk menemui massa aksi guna mendengar aspirasi yang disampaikan dan merealisasikannya ke dalam langkah nyata. Ia menegaskan mahasiswa siap meningkatkan eskalasi gerakan secara berkelanjutan apabila pemerintah tetap tidak membuka ruang dialog dan mengabaikan tuntutan mereka.
Situasi ketegangan antara massa pengunjuk rasa dan aparat kepolisian di lapangan terekam dalam video yang diunggah oleh akun Independen Sumatera pada Rabu (21/10/2026). Rekaman tersebut memperlihatkan bentrokan di jalan raya saat petugas berupaya menertibkan dan membubarkan aksi demonstrasi.
- Penulis: Imam Buchari

Saat ini belum ada komentar